Example floating
Example floating
KamparNasionalNewsRiau

Diduga Habiskan Anggaran Rp. 40 juta, Proyek Pembangunan Pagar Sawah Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok Masih Mangkrak.

4430
×

Diduga Habiskan Anggaran Rp. 40 juta, Proyek Pembangunan Pagar Sawah Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok Masih Mangkrak.

Sebarkan artikel ini

Viralkan..!!

Example 468x60

Mitratnipolri.id || Kampar – Proyek pembangunan pagar sawah desa Pulau Tetap yang bervolume 1,60 m X 0,2 m sebanyak 100 buah di 2024 lalu tampaknya mangkrak lebih lama. 24/01/2025.

Pantauan awak media 05/01/2025 lalu, di sekitar lokasi proyek pembangunan pagar sawah itu bahkan dipenuhi semak belukar.

Example 300x600

Seperti yang terlihat di papan informasi, Sumber dana pembangunan pagar desa ini berasal dari BKK ( PBP) Propinsi sebesar Rp. 40.000.000 yang dikerjakan selam 30 hari kerja yang seharusnya telah selesai di tahun 2024 lalu.

Saat berbincang dengan masyarakat desa Pulau terap sebut saja Bayu, Bayu mengatakan kepada awak media 20/ 01/2025 bahwasanya di papan pengumuman itu tertulis ada 100 buah tiang pagar sawah yang dikerjakan oleh Tim pengelola kegiatan Satri Wahyuni SE, yang bervolume 1.60 M X 0.2 M, yang bersumber dari anggaran BKK (PBP) sebesar Rp. 40.000.000
fakta yang dikerjakan hanya sekitar 80 saja.

“Proyek ini bersumber dari anggaran BKK Propinsi bukan APBDES, anggarannya saja sebesar Rp. 40.000.000 bang, kami sebagai masyarakat pulau terap memohon kepada aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengkroscek proyek ini,” tegas Bayu.

Wahyu, warga lainnya juga berharap agar ada tindak lanjut yang serius untuk memastikan semua proyek yang di kerjakan di desa Pulau terap agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta menghindari potensi penyimpangan yang merugikan negara dan masyarakat.

“Lucu sekali Desa kami ini bang, Di papan informasi di anggarkan 100 tiang pagar sawah dengan anggaran Rp 40.000.000, yang seharusnya dikerjakan selama 30 hari, nyatanya hanya 80 Pagar saja yang dibuat hingga hari ini 24/01/2025 menurut kami sebagai masyarakat pulau terap proyek ini sudah menyalahi dan melanggar undang – undang yang berlaku, lagianSumber dana BKK provinsi ini kan gak masuk APBDes. ” Ucap wahyu

Lanjut nya “kami memohon kepada pihak terkait untuk segera memeriksa Kades Pulau terap Bapak Defri Yunendra, S.Si yang diduga ada terlibat dalam penyimpangan pengerjaan proyek pembangunan pagar sawah yang merugikan negara dan masyarakat.” Ucap wahyu kembali.

Ditempat terpisah awak media mencoba konfirmasi Kepala Desa Pulau terap kecamatan Kuok kabupaten Kampar Bapak Defri Yunendra, S.Si melalui pesan whatsapp 24/01/2025

“Selamat pagi..
Kegiatan tersebut memang d hentikan karena waktu sampai akhir tahun. dengan sisa dananya kami silpakan.
Kami sedang berkomunikasi dengan pihak kecamatan maupun pihak lain teknisnya.
Terkait kegiatan memang hanya membuat tiang saja.” Balasnya

Meski begitu, pengakuan kades tersebut tetap memicu pertanyaan terkait transparansi dan prosedur yang tepat dalam penanganan pengerjaan proyek yang bersumber dari dana BKK propinsi riau,

Praktik semacam ini, jika terbukti salah, bisa merusak citra pemerintah desa dan kecamatan serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.(red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *