WAGUB KALBAR : “PESPARANI KATOLIK I KALBAR BUKAN HANYA KOMPETISI SENI SUARA ROHANI, TETAPI JUGA PESTA IMAN DAN PERSAUDARAAN!”

Mitratnipolri.id. PONTIANAK, KALBAR – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik pertama Kalimantan Barat tahun 2025 yang diikuti lebih dari 600 peserta dari 14 Kabupaten/Kota se Kalbar resmi berakhir dengan Kabupaten Landak keluar sebagai juara umum.
Penutupan Pesparrani Katolik pertama ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Christianus Lumano, yang mewakili Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, di Aula Hotel Kini Kota Pontianak, Sabtu (8/11) malam.
Kegiatan Pesparani Katolik pertama di Kalbar ini selain dihadiri Bupati dan Wakil Bupati di Kalbar, juga di ikuti oleh Forkopimda Kalbar, kepala dinas dan instansi, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, serta seluruh kepala Kemenag kabupaten/kota se-Provinsi Kalbar
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan dalam sambutannya menekankan bahwa Pesparani bukan hanya kompetisi seni suara rohani, tetapi juga pesta iman dan persaudaraan. Ia menilai setiap lantunan lagu dan nada yang dinyanyikan para peserta adalah bentuk syukur dan kasih kepada Tuhan.
“Melalui semangat Cor Unum et Anima Una, kita diajak hidup dalam persaudaraan sejati, satu hati, satu jiwa, demi membangun Kalbar yang rukun, damai, dan sejahtera bagi semua,” ujar Krisantus.
Krisantus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, peserta, dan dewan juri atas dedikasi dan semangat mereka menyukseskan Pesparani perdana di Bumi Khatulistiwa ini.
Krisantus berharap dan memotivasi para peserta untuk terus berlatih dan berkarya, karena menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya di atas panggung, melainkan di hati yang tetap rendah dan tulus melayani.
“Dari hati yang tulus itu tumbuh tanggung jawab untuk terus menyalakan cahaya iman dan semangat pelayanan melalui seni musik rohani,” pesan Krisantus.
Sedangkan kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, Wagub berpesan agar jangan menyerah dan berkecil hati. Ditegaskannya dalam Pesparani sejatinya semua peserta adalah pemenang. Pemenang dalam iman, kasih, dan persaudaraan.
“Yang terpenting adalah kebersamaan dan semangat persaudaraan yang tumbuh dari kegiatan ini,” imbuhnya
Krisantus juga menitipkan pesan kepada Kementerian Agama Kalbar agar segera menyampaikan kepada Dirjen di Kemenag RI bahwa Pesparani memiliki posisi yang setara dengan MTQ dan Pesparawi. Karena itu, menurutnya, kegiatan ini layak mendapat dukungan dan pembiayaan dari pemerintah
“Kalau sudah jelas aturannya dari pusat, maka daerah tidak akan ragu lagi untuk menganggarkan kegiatan ini dalam APBD,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesparani Katolik I Kalbar 2025 Yohanes Budiman menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.dan sukses berkat kerjasama semua pihak terutama kepala daerah, jajaran Kementerian Agama, pihak Keuskupan, peserta, dewan juri, dan para official yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Pesparani pertama ini bisa berjalan baik sesuai rencana, baik dari segi waktu, sesi perlombaan maupun mobilitas peserta, meskipun diadakan dalam berbagai keterbatasan,” ujar Budiman.
Budiman juga memohon maaf atas kekurangan yang mungkin dirasakan selama penyelenggaraan. Ia menegaskan bahwa segala evaluasi dan catatan selama Pesparani akan dilaporkan kepada LP3KD Kalbar sebagai bahan pembenahan untuk kegiatan berikutnya.
“Beberapa hal yang kurang nyaman akan kami jadikan bahan evaluasi agar penyelenggaraan ke depan lebih baik lagi,” tandasnya.
Di akhir penutupan Pesparani Katolik pertama di Kalbar ini, Kabupaten Landak di nobatkan sebagai juara umum dengan kemenangan di katagori bergengsi paduan suara dewasa campur.(PSDC)
Berikut daftar lengkap hasil lomba Pesparani Katolik I Kalbar 2025:
Bertutur Kitab Suci: Juara 1 Kab Sanggau, Juara 2 Kab Ketapang, Juara 3 Kab Sintang.
Menyanyi Mazmu (anak)
Juara 1 Kab.KapuasHulu Juara 2 Kab. Ketapang, Juara 3 Kab.Bengkayang
Menyanyi Mazmur (remaja)
Juara 1 Kota Pontianak, Juara 2 Kab.Kubu Raya, Juara 3 Kab. Melawi.
Menyanyi Mazmur (Orang Muda Katolik) Juara 1 Kab.Kubu Raya, Juara 2 Kota Pontianak, Juara 3 Kab. Ketapang.
Menyanyi Mazmur Dewasa
Juara 1 Kab. Sekadau, Juara 2 Kab. Landak, Juara 3 Kota Pontianak.
Cerdas Cermat Rohani (Anak-anak)
Juara 1 Kab. Sanggau, Juara 2 Kab Bengkayang Juara 3 Kab. Ketapang.
Cerdas Cermat Rohani (remaja)
Juara 1 Kab. Sintang, Juara 2 Kab. Sanggau, Juara 3 Kab. Ketapang.
Paduan Suara Dewasa Campur (PSDC):
Juara 1 Kab. Landak, Juara 2 Kab. Sanggau, Juara 3 Kab Bengkayang
Dengan berakhirnya Pesparani Katolik I Kalimantan Barat 2025, umat Katolik bukan hanya menorehkan sejarah baru dalam dunia seni dan iman, tetapi juga membuktikan bahwa seni dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menyalakan semangat kebangsaan. Setiap lagu yang dinyanyikan adalah doa, dan setiap harmoni adalah tanda kasih yang menyatukan kita semua.
ASDI AS SE

