Example floating
Example floating
News

Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal di Pontianak*

25
×

Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal di Pontianak*

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

*Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal di Pontianak*í

Mitratnipolri.id. – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan ton bawang impor ilegal di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Example 300x600

Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui operasi Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) yang menggeledah dua lokasi gudang penyimpanan pada Jumat (17/4/2026).

*Dua Gudang Digerebek, Puluhan Ton Disita*

Penggerebekan pertama dilakukan di kawasan Jalan Budi Karya, Kecamatan Pontianak Selatan. Di lokasi tersebut, petugas menemukan berbagai jenis bawang impor yang disimpan dalam karung-karung besar dan tersusun di dalam gudang.

Lokasi kedua berada di kawasan Kompleks Pontianak Square, Kelurahan Benuamelayu. Di tempat ini, tim kembali menemukan tumpukan bawang bombai, bawang putih, dan bawang merah yang diduga masuk secara ilegal.

Seluruh barang bukti langsung disita, sementara garis polisi dipasang di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

*Diduga Masuk Tanpa Prosedur Resmi*

Puluhan ton bawang tersebut diduga merupakan komoditas impor yang masuk ke Indonesia tanpa melalui prosedur resmi. Praktik ini berpotensi merugikan negara, baik dari sisi penerimaan pajak maupun perlindungan terhadap pelaku usaha dalam negeri.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan penyelundupan tersebut.

*Sebelumnya Juga Bongkar Kasus HP Ilegal*

Beberapa hari sebelumnya, Bareskrim Polri, juga membongkar kasus penyelundupan barang impor ilegal lainnya berupa handphone (HP).

Dalam operasi di wilayah Jakarta, petugas menggeledah lima lokasi dan menyita puluhan ribu unit HP ilegal dari berbagai gudang dan ruko di kawasan Penjaringan dan Cengkareng.

*Tindak Lanjut Arahan Presiden*

Pengungkapan ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta aparat penegak hukum memperketat pengawasan terhadap praktik penyelundupan.

Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa penyelundupan masih menjadi persoalan serius yang menyebabkan kebocoran keuangan negara.

“Gunakan seluruh kewenangan yang ada untuk menghentikan penyelundupan,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

*Perang Melawan Penyelundupan Masih Panjang*

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa praktik penyelundupan masih marak terjadi, baik dalam sektor pangan maupun barang elektronik.

Penegakan hukum yang konsisten dinilai menjadi kunci untuk:

– Melindungi pasar dalam negeri

– Menjaga stabilitas harga

– Mencegah kerugian negara.

Publik kini menanti langkah lanjutan aparat dalam mengungkap jaringan di balik kasus ini.

Asdi AS SE

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *