*DPW PDKP KALBAR RESMI DI KUKUHKAN. JHON KENEDY AZIS TEGASKAN KUNCI UTAMA ORGANISASI, SOLIDARITAS DAN KEBESAMAAN”*
Mitratnipolri .id. Pontianak. Kalbar. – Momentum pelantikan kepengurusan Perkumpulan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) di Kalimantan Barat menjadi titik penting konsolidasi organisasi setelah sempat tertunda hampir dua tahun. Ketua Umum DPP PKDP periode 2023–2027, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa penundaan tersebut merupakan dinamika internal yang wajar dan kini telah diselesaikan secara matang.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelantikan, sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas terselesaikannya berbagai persoalan organisasi melalui komunikasi dan semangat kebersamaan.
“Dalam organisasi, perbedaan dan dinamika itu hal biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyelesaikannya dengan baik. Alhamdulillah hari ini kita kembali bersatu,” ujarnya.
*KONSOLIDASI ORGANISASI DAN APRESIASI LINTAS PIHAK*
Ketua Umum juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu proses konsolidasi, termasuk unsur Forkopimda dan TNI yang turut menjaga suasana kondusif.
Kehadiran tokoh daerah, masyarakat, hingga unsur pemerintah dinilai menjadi bukti bahwa hubungan antara organisasi perantau dan pemerintah daerah berjalan harmonis dan saling mendukung.
*PKDP ORGANISASI SOSIAL BERBASIS KEKELUARGAAN*
Dalam penegasannya, John Kenedy Azis menekankan bahwa PKDP adalah organisasi sosial dan kekeluargaan, bukan lembaga berorientasi keuntungan.
“Ini organisasi kemasyarakatan. Pengurus tidak digaji, tapi InsyaAllah balasannya adalah nilai ibadah,” tegasnya.
Ia menambahkan, tujuan utama organisasi adalah :
– Mempererat silaturahmi antarwarga perantau
– Membantu sesama dalam kondisi sosial
– Menjaga identitas budaya Minangkabau di tanah rantau
*JARINGA NASIONAL KIAN MENGUAT*
Saat ini, PKDP telah berkembang secara signifikan dengan jaringan Lebih dari 20 provinsi, Sekitar 132 kabupaten/kota di seluruh Indonesia
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa PKDP memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial nasional yang mampu memberi dampak nyata.
*PENEGASAN STRUKTUR ORGANISASI*
Ketua Umum juga meluruskan nomenklatur organisasi agar tidak terjadi kekeliruan : DPP (Pusat): Ketua Umum, DPW (Provinsi): Ketua, DPD (Kabupaten/Kota): Ketua.
Ia menegaskan tidak ada istilah “Ketua Umum” di tingkat daerah, sebagai bagian dari tertib organisasi.
*ARAH STRATEGIS : DARI SOLIDARITAS KE PENGARUH POLITIK*
Dalam pidatonya yang cukup tajam, John Kenedy Azis juga menyinggung arah strategis organisasi ke depan, yakni pentingnya keterlibatan kader dalam dunia politik.
“Realitas saat ini, ujung dari organisasi adalah kekuasaan. Bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk memperjuangkan kepentingan anggota,” tegasnya.
Ia mendorong kader PKDP untuk :
– Terlibat di DPRD kabupaten/kota
– Masuk DPRD provinsi
– Bahkan hingga ke tingkat nasional dan eksekutif
*POTENSI BESAR WARGA MINANG DI KALBAR*
Ia juga menyoroti besarnya jumlah warga Minangkabau di Kalimantan Barat, khususnya di Pontianak. Dengan jumlah yang signifikan, peluang untuk memiliki perwakilan politik dinilai sangat terbuka.
“Kalau kita kompak, sangat mungkin kita punya banyak wakil rakyat. Tapi kuncinya adalah persatuan,” ujarnya.
*DUKUNGAN PEMKOT PONTIANAK*
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kota Pontianak yang diwakili oleh Trisnawati menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut.
Ia menegaskan bahwa Kota Pontianak sebagai kota multietnis memberikan ruang terbuka bagi seluruh komunitas untuk berkontribusi dalam pembangunan.
“Pontianak adalah kota yang inklusif. Semua suku punya ruang untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan kolaborasi nyata antara pemerintah dan komunitas PKDP dalam membantu warga yang membutuhkan, termasuk penanganan sosial hingga rujukan pengobatan ke RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo.
*PESAN TEGAS : HILANGKAN EGO PERKUAT KEBERSAMAAN*
Ketua Umum mengingatkan bahwa tantangan terbesar organisasi justru berasal dari dalam, terutama ego dan kepentingan pribadi. Ia mengajak seluruh anggota untuk
– Mengutamakan kepentingan bersama
– Menjaga kekompakan
– Saling mendukung demi kemajuan organisasi.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari penguatan organisasi menuju peran yang lebih strategis—baik secara sosial maupun politik.
Dengan jaringan luas dan potensi anggota yang besar, PKDP diharapkan mampu menjadi kekuatan nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di Kalimantan Barat.
Namun, satu hal yang menjadi kunci utama tetap sama, soliditas dan kebersamaan.
“Organisasi ini akan besar bukan karena nama, tetapi karena kekompakan kita,” pungkasnya.
Asdi AS SE

















