*PKB MELAWI GELAR MUSCAB 2026, TEGASKAN PENGUATAN KADERISASI DAN KONSOLIDASI*
Mitratnipolri.id. Melawi, Kalbar. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Melawi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 di Hotel Nite & Day (Cantika), Nanga Pinoh, Kalimantan Barat, Selasa (14/4/2026)
Forum lima tahunan ini menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan periode 2021–2026 sekaligus merumuskan arah strategi partai ke depan, di tengah dinamika politik yang semakin kompleks.
Ketua DPC PKB Kabupaten Melawi, H. Heri Iskandar, menegaskan Muscab kali ini memprioritaskan tiga agenda utama, yakni penguatan komitmen perjuangan partai, peningkatan kualitas kaderisasi, serta penguatan peran partai di tengah masyarakat.
“Musyawarah Cabang ini diharapkan berjalan demokratis dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan partai serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, PKB Melawi menghadapi sejumlah tantangan strategis ke depan. Di antaranya, dinamika politik yang kian cepat, meningkatnya ekspektasi publik terhadap partai politik, serta kebutuhan akan kader yang berintegritas dan kompeten.
Selain itu, menurutnya, pemanfaatan teknologi dan media sosial juga menjadi tantangan sekaligus peluang. “Pertarungan opini kini tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di ruang digital,” kata Heri.
Untuk itu, ia mengajak seluruh kader memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga akar rumput, serta membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat melalui kerja nyata.
Sementara itu, Wakil Bupati Melawi, Malin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab PKB tersebut. Ia berharap forum ini mampu melahirkan kepemimpinan partai yang visioner dan berkomitmen terhadap pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah terbuka terhadap masukan, kritik, dan kolaborasi dari seluruh partai politik demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Muscab ini turut dihadiri unsur pimpinan DPW PKB Kalimantan Barat, penyelenggara pemilu daerah, pimpinan partai politik, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga ruang konsolidasi internal partai dalam menyusun strategi menghadapi agenda politik ke depan, dengan tetap mengedepankan persatuan di tengah dinamika organisasi.
Asdi AS SE

















