Example floating
Example floating
News

DKP KALBAR GELAR GERAKAN PANGAN MURAH , SIAPKAN 5 TON BERAS UNTUK STABILKAN HARGA

140
×

DKP KALBAR GELAR GERAKAN PANGAN MURAH , SIAPKAN 5 TON BERAS UNTUK STABILKAN HARGA

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

*DKP KALBAR GELAR GERAKAN PANGAN MURAH , SIAPKAN 5 TON BERAS UNTUK STABILKAN HARGA*

Example 300x600

Mitratnipolri.id. Pontianak, Kalbar. — Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (29/1/2026), di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalbar. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan sepanjang tahun 2026, sekaligus sebagai langkah konkret pengendalian inflasi.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Drs. H. Manto, M.Si, menjelaskan bahwa GPM merupakan bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat tetap dapat mengakses pangan pokok dengan harga terjangkau, di tengah meningkatnya kebutuhan dan dinamika harga pasar.

 

“Gerakan Pangan Murah ini adalah intervensi pemerintah untuk memastikan pangan tetap terjangkau oleh masyarakat. Pada pelaksanaan kali ini, kami menurunkan sejumlah komoditas strategis dengan harga di bawah pasar,” ujar Manto.

 

Ia merinci, komoditas yang disediakan antara lain beras premium sebanyak 5 ton, beras SPHP 2 ton, beras lokal 3 ton, serta gula pasir, minyak goreng, telur ayam, daging ayam, bawang merah, bawang putih, dan komoditas strategis lainnya.

 

“Seluruh komoditas tersebut dijual di bawah harga pasar sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.

 

Inflasi Masih Didominasi Kelompok Pangan

Manto mengungkapkan bahwa inflasi di Kalimantan Barat saat ini masih didominasi oleh kelompok makanan dan minuman, seperti beras, cabai, bawang, dan daging ayam. Kondisi cuaca, distribusi antarwilayah, serta ketergantungan pasokan dari luar Kalbar turut memengaruhi fluktuasi harga.

 

“GPM menjadi langkah konkret pengendalian inflasi daerah. Sepanjang tahun 2025, kami telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebanyak 52 kali dan Go-Link Gerakan Pangan Murah Keliling sebanyak 68 kali, baik menggunakan anggaran APBD maupun Belanja Tidak Terduga (BTT),” katanya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pembeli yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga, agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying yang dapat memicu lonjakan permintaan dan kenaikan harga.

 

“Kami juga meminta petugas pelayanan untuk tetap sabar, ramah, dan ikhlas dalam melayani masyarakat,” tambahnya.

 

*Paket Hemat dan Harga di Bawah Pasar*

 

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Doni Saiful Bahri, merinci paket dan harga komoditas yang dijual dalam kegiatan GPM kali ini.

 

“Pada GPM hari ini kami menyediakan beberapa paket hemat. Paket premium berisi beras premium 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter dijual Rp90.000. Paket SPHP berisi beras SPHP 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram dijual Rp92.000. Sedangkan paket lokal berisi beras lokal 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram dibanderol Rp87.000,” jelas Doni.

 

Selain paket, sejumlah komoditas juga dijual secara satuan dengan harga di bawah pasar, di antaranya:

– Beras lokal 5 kg Rp55.000

– Beras SPHP 5 kg Rp53.000

– minyak goreng pouch 1 liter Rp16.000

– ayam utuh per ekor Rp33.000

– Bawang merah 0,5 kg Rp20.000

– Bawang putih 0,5 kg Rp19.000

– Gula pasir Rp14.000 per kilogram

– telur ayam 1 pack (10 butir) Rp10.000

– Telur asin Rp10.000 per butir.

 

“Harga yang kami tetapkan hari ini merupakan harga terendah dibandingkan harga pasar. Harapannya masyarakat benar-benar terbantu,” tegasnya.

 

*Dorong Konsumsi Pangan Lokal dan UMKM*

 

Dalam kegiatan tersebut, DKP Kalbar juga menghadirkan UMKM mitra serta stan pangan lokal, sebagai upaya memperluas akses pangan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

 

Pemerintah Provinsi Kalbar berharap melalui sinergi, gotong royong, dan partisipasi masyarakat, stabilitas harga pangan dapat terus terjaga, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan inflasi tetap terkendali.

 

ASDI AS SE

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *