Example floating
Example floating
News

Genap Berusia 63 Tahun di Tengah Rakorcab Gerindra Kubu Raya. Edi Rusdi Kamtono: Kebahagiaan Itu Ketika Diri Bermanfaat bagi Orang Lain

68
×

Genap Berusia 63 Tahun di Tengah Rakorcab Gerindra Kubu Raya. Edi Rusdi Kamtono: Kebahagiaan Itu Ketika Diri Bermanfaat bagi Orang Lain

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Genap Berusia 63 Tahun di Tengah Rakorcab Gerindra Kubu Raya. Edi Rusdi Kamtono: Kebahagiaan Itu Ketika Diri Bermanfaat bagi Orang Lai

Mitratnipolri.id. Kubu Raya, Kalbar. — Wali Kota Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, S.T., M.M., genap berusia 63 tahun pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Momentum pertambahan usia tersebut menjadi kesempatan baginya untuk melakukan refleksi atas perjalanan hidup, pengabdian, serta tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga dan pemimpin Kota Pontianak.

Example 300x600

Di tengah pelaksanaan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung di Hotel Alimoer, Edi menyampaikan pandangannya mengenai makna pertambahan usia. Baginya, ulang tahun bukan semata-mata perayaan, melainkan pengingat bahwa waktu kehidupan terus berjalan dan setiap orang perlu mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama ini.

Menurut Edi, bertambahnya usia seharusnya menjadi dorongan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kebahagiaan akan kita dapatkan kalau diri kita bisa bermanfaat bagi orang lain dan untuk kebahagiaan warga Kota Pontianak,” ujarnya.

Edi mengungkapkan bahwa dirinya berusaha merefleksikan berbagai hal yang telah dilakukan, baik dalam kehidupan pribadi maupun selama menjalankan tugas sebagai Wali Kota Pontianak.

Ia mengakui masih terdapat kekurangan dan kelemahan yang perlu menjadi bahan evaluasi. Menurutnya, kesadaran untuk melihat kekurangan diri merupakan bagian penting dari proses perbaikan agar ke depan dapat menjalankan tanggung jawab dengan lebih baik.

Refleksi tersebut menjadi pengingat bahwa jabatan dan tanggung jawab publik menuntut komitmen untuk terus belajar, menerima masukan, serta memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi.

Pandangan Edi mengenai kebahagiaan yang lahir dari kebermanfaatan juga menjadi pengingat tentang tujuan pelayanan publik. Bagi seorang pemimpin, pengabdian tidak cukup hanya diwujudkan melalui pernyataan, tetapi perlu tercermin dalam kebijakan, pelayanan, dan hasil kerja yang dirasakan masyarakat.

Di tengah tantangan yang dihadapi Kota Pontianak dan wilayah sekitarnya, harapan masyarakat tentu mencakup pelayanan publik yang semakin baik, lingkungan yang lebih sehat, serta penanganan persoalan yang berlangsung secara konsisten.

Asdi AS SE

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

KUR BANK KALBAR DIDUGA BERMASALAH. PRAKTISI HUKUM MINTA…