*HADIRI NATAL GEKIRA KALBAR, ANGGOTA KOMISI V DPR RI YULIANSYAH AJAK BANGSA PERKUAT PERSATUAN DAN KERUKUNAN.*

Mitratnipolri.id . Pontianak, Kalbar . Anggota Komisi V DPR RI, Yuliansyah, menghadiri Puncak Peringatan Natal GEKIRA Kalbar Tahun 2025 yang digelar secara khidmat di Hotel Novotel Pontianak, Sabtu (31/1/2026). Perayaan Natal Nasional tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, yang merefleksikan makna Natal sebagai momentum penguatan iman, harapan, serta ketahanan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Dalam sambutannya, Yuliansyah menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Natal—seperti kasih, pengorbanan, kepedulian terhadap sesama, dan semangat persaudaraan—sangat sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan kebinekaan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehormatan yang diberikan kepada saya untuk hadir dan menyampaikan langsung ucapan Selamat Hari Raya Natal kepada saudara-saudaraku umat Kristiani di seluruh Indonesia. Semoga damai Natal membawa kebaikan, berkah, kasih, pengharapan, serta kekuatan bagi kita semua,” ujar Yuliansyah.
*Natal sebagai Momentum Memperkuat Persatuan Bangsa*
Yuliansyah juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga kerukunan, mempererat persatuan, serta menghidupkan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Menurutnya, Indonesia yang majemuk hanya dapat berdiri kokoh apabila seluruh anak bangsa saling menghormati perbedaan dan menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai pijakan dalam kehidupan bernegara.
“Kerukunan antarumat beragama adalah kekuatan besar bangsa ini. Natal mengajarkan kita untuk saling mengasihi, peduli, dan memperkuat persaudaraan lintas iman demi Indonesia yang damai dan sejahtera,” tambahnya.
*Doa untuk Bangsa dan Pesan Damai Natal*
Perayaan Natal Nasional diawali dengan doa bersama untuk bangsa dan negara. Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dianugerahi kedamaian, persatuan, serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Suasana khidmat semakin terasa melalui penampilan teatrikal Natal, Teatrikal ini menggambarkan kehadiran kasih Tuhan yang menyelamatkan dan menguatkan keluarga di tengah berbagai tantangan kehidupan, selaras dengan tema Natal Nasional 2025.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Pesan Natal yang menekankan pentingnya peran keluarga, iman, dan solidaritas sosial dalam membangun bangsa yang berkeadilan dan bermartabat.
*Perkuat Persaudaraan Lintas Iman*
Dalam kesempatan yang sama, Katherine Angela Oendoen turut menyampaikan. Ia menegaskan bahwa Peringatan Natal Nasional bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum strategis untuk mempererat persaudaraan lintas iman dan lintas golongan.
Menurutnya, pesan Natal sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan pemerintah, yakni membangun kehidupan beragama yang rukun, damai, dan saling menghormati dalam keberagaman.
Perayaan Meriah, Kebersamaan Terasa
Perayaan Natal Nasional 2025 di Pontianak berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, para pastor, suster, hingga jemaat-jemaat Kristiani dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Yuliansyah mengaku bangga dapat hadir dalam perayaan tersebut karena mencerminkan wajah Indonesia yang rukun dalam keberagaman.
“Ini bukan hanya perayaan umat Kristiani, tetapi juga perayaan kebersamaan bangsa. Di sinilah kita melihat Indonesia yang sesungguhnya—bersatu, rukun, dan saling menghargai,” pungkasnya.
Asdi AS.SE

















