Example floating
Example floating
News

BERBURU TAKJIL JADI MAGNET SINGKAWANG RAMADHAN FAIR 2026

96
×

BERBURU TAKJIL JADI MAGNET SINGKAWANG RAMADHAN FAIR 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

*BERBURU TAKJIL JADI MAGNET SINGKAWANG RAMADHAN FAIR 2026*.

Example 300x600

Mitratnipolri.id. Singkawang, Kalbar .– Menyambut hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah, ratusan warga Singkawang berburu takjil di Pasar Juadah yang berlokasi di depan Mess Daerah, Jalan Merdeka, untuk berbuka puasa, Kamis (19/2/2026).

 

Sejak sore hari, kawasan tersebut dipadati masyarakat yang berburu aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa dalam rangkaian kegiatan Singkawang Ramadan Fair 2026.

 

Antusiasme warga terlihat dari ramainya lapak pedagang dan pelaku UMKM yang menjajakan beragam menu berbuka, mulai dari minuman segar hingga makanan khas daerah. Tak hanya masyarakat Muslim, warga non muslim juga tampak turut meramaikan suasana, baik untuk membeli takjil maupun sekadar menikmati momen ngabuburit di Kota Singkawang.

 

Wali Kota Tjhai Chui Mie bersama Wakil Wali Kota Muhammadin turut hadir dan berbaur dengan masyarakat. Keduanya menyempatkan diri berinteraksi dengan para pedagang serta pelaku UMKM yang ambil bagian dalam Pasar Juadah.

 

Setibanya di lokasi, Wali Kota mendapati sejumlah stand telah kehabisan dagangan bahkan sebelum pukul 17.00 WIB.

 

Menurutnya, hal tersebut menjadi pertanda positif bagi perputaran ekonomi masyarakat Singkawang di bulan suci ramadhan.

 

“Bulan ini memang penuh berkah, belum jam 5 sore sudah banyak pedagang yang habis jualannya,” ujar Tjhai Chui Mie.

 

Ia menilai Pasar Juadah bukan sekadar pusat jual beli makanan berbuka, melainkan berpotensi menjadi agenda rutin yang mampu menarik kunjungan wisatawan setiap Ramadan.

 

Tingginya jumlah pengunjung pada hari pertama dinilai sebagai sinyal kuat bahwa kegiatan tersebut memiliki daya tarik tersendiri.

 

“Pengunjungnya ramai sekali, ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Singkawang setiap bulan Ramadhan,” katanya.

 

Lebih lanjut, Tjhai Chui Mie meminta panitia untuk terus berinovasi dalam mengembangkan konsep Pasar Juadah agar tidak hanya berfokus pada transaksi ekonomi. Ia mendorong adanya kegiatan hiburan yang tetap bernuansa religi dan mencerminkan nilai-nilai Islam, sehingga menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih semarak sekaligus edukatif.

 

“Kita harus memikirkan bagaimana Pasar Juadah ini bisa menggelar kegiatan hiburan menjelang berbuka puasa, namun kegiatannya harus menunjukkan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

 

Humas Pemkot Singkawang.

 

Asdi AS SE

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *