LBH Rantai Keadilan Indonesia (LBH RaKeSia) Kolaborasi Bersama UKM Pengawal Ideologi Bangsa Universitas Semarang: Wujud Nyata Peran Mahasiswa Menjaga Ideologi Bangsa
LBH Rantai Keadilan Indonesia (LBH RaKeSia) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat bersama Kecamatan Mijen.
Selain itu, LBH RaKeSia juga membangun kolaborasi bersama mahasiswa, UKM PIB Universitas Semarang.
“Mahasiswa adalah masa depan Bangsa. Keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa bukan dimulai nanti setelah mereka lulus kuliah. Sejak dini, mahasiswa harus dekat dengan mahasiswa. Mahasiswa ada ditengah-tengah masyarakat sebagai agen perubahan”, ungkap Romauli Situmorang, Pembina Yayasan Hanara.
Dian Puspitasari, Direktur LBH RaKeSia juga mengungkapkan bahwa kolaborasi bersama mahasiswa menjadi sinergi kekuatan dalam membangun bangsa.
“Kehadiran mahasiswa menjadi sangat penting dan strategis. LBH RaKeSia berkomitmen membuka ruang dan forum untuk kolaborasi bersama mahasiswa sebagai bentuk nyata peran mahasiswa di masyarakat”, ujar Dian Puspitasari.
Galuh Amanda Putri, Ketua Umum UKM Pengawal Ideologi Bangsa Universitas Semarang menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat dan penerapan nilai-nilai Pancasila.
“UKM PIB sangat bangga dan berterima kasih kepada LBH RaKeSia atas kesempatan kolaborasi ini sebagai kontribusi nyata mahasiswa dalam penerapan nilai-nilai Pancasila di masyarakat”, ujarnya Galuh.
Kolaborasi ini berhasil menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat Edukasi Penyuluhan Hukum Terpadu dan Simulasi Desa Sadar Hukum di Kecamatan Mijen pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta dari perwakilan 14 Kelurahan di Kecamatan Mijen.
Edukasi ini bertujuan membangun dan menguatkan kesadaran hukum masyarakat di era digital sebagai fondasi utama mewujudkan wilayah kecamatan aman, tertib, taat hukum dan berkeadilan.
Red















