Siak(RIAU)Mitratnipolri.id//Ratusan siswa SMPN 10 Tualang antusias mengikuti sosialisasi bahaya narkotika yang digelar Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak pada Rabu 25 Februari 2026.
Kegiatan ini menyasar siswa kelas 8 sebagai upaya pencegahan dini terhadap pengaruh narkoba di kalangan remaja.
Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak, Amrizal menegaskan pentingnya memberikan perlindungan sejak dini kepada generasi muda dari ancaman narkotika melalui informasi yang benar dan komprehensif.
“Sosialisasi ini sangat penting agar para siswa mengetahui apa itu narkotika, jenis-jenisnya, dan dampak buruknya. Dengan begitu mereka bisa memahami betul bahaya narkoba bagi kesehatan fisik, mental, serta masa depan mereka,” ujarnya.
Dia menambahkan, bekal informasi yang tepat akan membantu siswa membentengi diri dari pengaruh negatif, membangun rasa percaya diri, serta mengarahkan mereka untuk lebih aktif menyalurkan energi ke kegiatan positif seperti olahraga, hobi, maupun komunitas yang bermanfaat.
Hal senada disampaikan Kepala SMPN 10, Mustari melalui Bendahara sekolah, Candra yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi ini menjadi perhatian nyata LAN terhadap dunia pendidikan sekaligus memperkuat upaya sekolah dalam melindungi anak didik dari bahaya narkoba.
Sementara itu, Sri Rahayu sebagai Narasumber mengingatkan bahwa sasaran peredaran narkoba kini semakin menyasar kalangan remaja. Karena itu, pencegahan sejak dini melalui pendidikan karakter, komunikasi dalam keluarga, hingga pembekalan keterampilan menolak godaan sangat diperlukan.
“Jangan pernah mencoba narkoba meskipun hanya sekali. Sekali mencoba, risikonya sangat besar. Kami ingin anak-anak Bekasi tumbuh sehat, produktif, dan jauh dari pengaruh buruk narkotika,” tegas ayu.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga berinteraksi langsung dengan narasumber melalui sesi tanya jawab. Antusiasme tampak ketika mereka menanyakan cara mengenali jenis-jenis narkotika serta langkah pencegahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Acara itu ditutup dengan pesan bersama dari seluruh pihak agar siswa-siswi SMPN 10 Tualang berani mengatakan tidak pada narkoba.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tangguh, sehat, berkarakter, serta menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan sekolah dan masyarakat tetap bersih dari narkoba,” pungkas Ayu.

















