Example floating
Example floating
News

Wagub Kalbar Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 : Perkuat Kedaulatan Ekonomi di Wilayah 3T*

19
×

Wagub Kalbar Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 : Perkuat Kedaulatan Ekonomi di Wilayah 3T*

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

*Wagub Kalbar Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 : Perkuat Kedaulatan Ekonomi di Wilayah 3T*

Mitratnipolri .id Pontianak, Kalbar.– Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menghadiri kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 di Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut XII (Koarmada XII), Jalan Komodor Yos Sudarso, Selasa (5/5/2026).

Example 300x600

Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) merupakan bentuk sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam mendukung distribusi uang Rupiah ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Kolaborasi ini menjadi strategi penting dalam menjawab tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keterbatasan akses dan infrastruktur.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, serta menekankan pentingnya kehadiran negara hingga ke wilayah perbatasan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan ini. Kalimantan Barat memiliki banyak wilayah 3T, tidak hanya di kawasan pesisir, tetapi juga di daratan, khususnya di garis perbatasan yang masih memerlukan perhatian serius,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Rupiah di tengah masyarakat tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi, tetapi juga berperan dalam memperkuat rasa kebangsaan dan kedaulatan negara.

“Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa. Kehadirannya harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk di wilayah perbatasan dan terpencil,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjutnya, mendukung penuh pelaksanaan ERB dan berharap sinergi ini tidak hanya menjangkau wilayah kepulauan, tetapi juga kawasan perbatasan darat.

“Kami tidak hanya mendukung, tetapi juga memohon dukungan agar distribusi Rupiah dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk garis batas negara,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut berada dalam satu garis perjuangan menjaga kedaulatan negara. TNI AL berperan dalam menjaga keamanan laut dan keutuhan wilayah NKRI, sementara Bank Indonesia memastikan ketersediaan Rupiah sebagai simbol dan alat pemersatu ekonomi bangsa.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky Perdana Gozali, menyampaikan bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 akan menyasar lima pulau di wilayah Kalimantan Barat, yakni Pulau Karimata, Pulau Maya, Pulau Cempedak, Pulau Pelapis, dan Pulau Padang Tikar.

“Sebanyak lima pulau ini menjadi fokus distribusi Rupiah. Kegiatan ini melibatkan Bank Indonesia, perbankan, serta didukung penuh pengamanan oleh TNI Angkatan Laut,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa nilai uang yang dibawa dalam ekspedisi tahun ini mencapai Rp15,6 miliar, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Diharapkan kehadiran Rupiah dapat semakin memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Pemkot Kalbar)

Asdi AS SE

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *