*KETUA KOMISI V DPR RI SIDAK PROGRES PEMBANGUNAN TERMINAL BARU BANDARA RAHADI OESMAN KETAPANG*

Mitratnipolri.id. Ketapang Kalbar, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau progres pembangunan terminal baru Bandar Udara Rahadi Oesman, Ketapang, Sabtu (07/02/26).
Dalam kunjungan tersebut, politisi senior ini menyoroti keterlambatan proyek yang kini telah memasuki masa denda.
Berikut adalah poin-poin penting dari penegasan Lasarus di lapangan, tidak menutup mata terhadap fakta bahwa pengerjaan terminal ini melampaui jadwal yang ditentukan.
Lasarus mendesak pihak pelaksana untuk melakukan percepatan (akselerasi) pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas.
“Pekerjaan ini sudah masuk masa denda. Tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda. Saya minta pelaksana segera rampungkan agar fasilitas ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Ketapang,” tegas Lasarus.
Pembangunan terminal baru ini bukan sekadar urusan fisik bangunan, melainkan urusan hajat hidup orang banyak. Lasarus menekankan bahwa Bandara Rahadi Oesman adalah urat nadi transportasi udara yang krusial bagi mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. Meski meminta percepatan, Lasarus memberikan peringatan keras agar seluruh proses penyelesaian tetap berada di koridor hukum.
Transparansi proyek harus dapat dipertanggungjawabkan secara ppublik Akuntabilitas jangan sampai ada celah administrasi yang memicu masalah hukum di kemudian hari. Kualitas cepat bukan berarti asal-asalan keamanan penumpang adalah prioritas utama.
Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI untuk memastikan uang Negara (APBN) benar-benar terwujud menjadi infrastruktur yang fungsional. Dengan selesainya terminal baru ini, diharapkan pelayanan penerbangan di Ketap Buang akan jauh lebih nyaman, modern, dan mampu menampung lonjakan penumpang di masa depan.
Asdi AS SE

















