Example floating
Example floating
News

Tanggapi keluhan pelanggan, PDAM Pontianak Tambah Sumber Air Baku untuk Tekan Kadar Garam, Waduk Penepat Ditingkatkan

12
×

Tanggapi keluhan pelanggan, PDAM Pontianak Tambah Sumber Air Baku untuk Tekan Kadar Garam, Waduk Penepat Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tanggapi keluhan pelanggan, PDAM Pontianak Tambah Sumber Air Baku untuk Tekan Kadar Garam, Waduk Penepat Ditingkatkan

Mitratnipolri..id. Pontianak, Kalbar.– Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Pontianak melakukan upaya penambahan sumber air baku untuk membantu menetralisir tingginya kadar garam yang memengaruhi kualitas air bersih selama kondisi kemarau.

Example 300x600

Salah satu upaya yang dilakukan yakni memanfaatkan suplai air dari Waduk Penepat. Namun, peningkatan kapasitas waduk tersebut masih dalam proses perbaikan sehingga pasokan air baku yang dapat disuplai saat ini belum mencapai kapasitas maksimal.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan saat ini terdapat dua pompa yang dioperasikan untuk membantu mengurangi kadar garam dalam sistem air baku. Pengoperasian pompa tersebut belum maksimal karena sejumlah pipa masih dalam tahap perbaikan.

“Kita ada dua pompa, ini kita hanya dua pompa yang kita hidupkan karena ada pipa-pipa yang masih dalam perbaikan,” kata Edi kepada Pontianak Disway saat meninjau Waduk Penepat di Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurut Edi, tambahan sumber air tersebut telah membantu mengurangi kadar garam di Kota Pontianak. Namun, hasilnya belum optimal karena kondisi air surut dan Waduk Penepat juga sedang menjalani perbaikan.

“Ini sudah membantu pengurangan kadar garam yang di kota Pontianak, cuman belum optimal sekali, karena pada saat sekarang air surut sementara waduknya sedang dalam perbaikan. Kapasitas yang ditampung ini bisa 1000 liter perdetik,” ujarnya.

Kapasitas Waduk Penepat Ditargetkan 1.000 Liter per Detik

Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur SDA (KPISDA), Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK I), Novizar Adiyansyah menjelaskan, pihaknya tengah melakukan peningkatan kapasitas Waduk Penepat agar dapat mendukung kebutuhan air baku di Kota Pontianak.

“Kami saat ini sedang melakukan peningkatan kapasitas waduk penepat untuk suplai air baku di kota Pontianak. Jadi memang kami akan melakukan ini dalam satu tahun ini,” jelas Novizar.

Secara kapasitas, Waduk Penepat ditargetkan mampu menyuplai sekitar 1.000 liter air per detik. Namun, pasokan yang dapat diberikan saat ini baru sekitar setengah dari kapasitas tersebut.

PDAM Pontianak Tambah Sumber Air Baru untuk Tekan Kadar Garam, Waduk Penepat Ditingkatkan

Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama pihak PDAM saat melakukan monitoring kualitas air.

“Memang untuk kapasitas kurang lebih 1000 liter perdetik akan kami suplai, tapi mungkin untuk saat ini kami bisa suplai dari penepat ini baru sekitar 500 liter per detik,” paparnya.

Perbaikan dan peningkatan kapasitas tersebut masih terus dilakukan untuk memastikan suplai air baku bagi masyarakat dapat berjalan.

“Kami masih melakukan terus perbaikan-perbaikan untuk mensuplai air baku di kota Pontianak,” katanya.

Novizar mengatakan, proses perbaikan ditargetkan dapat diupayakan sekitar satu minggu. Salah satu kendalanya adalah kebutuhan komponen dengan diameter besar yang harus dipesan dari Jakarta.

“Untuk perbaikan ini kami usahakan sekitar satu minggu ini, karena pemesanan barangnya ada di Jakarta, karena dengan ukuran diameter besar memang agak kesulitan menerbangkan ke kota Pontianak,” ungkapnya.

Distribusi Air Tetap Berjalan 24 Jam

Meski kualitas air masih terkendala kadar garam, distribusi air kepada pelanggan tetap diupayakan berjalan. Masyarakat tetap mendapatkan pelayanan distribusi air, sementara upaya perbaikan kualitas air baku terus dilakukan.

“Insyaallah kita untuk distribusi air ke pelanggan, ke masyarakat itu jalan, namun mohon maaf kualitasnya yang tidak memenuhu dari sisi salimitas, dari sisi kadar garam, tapi dari sisi yang lainnya, distribusinya bisa kita jalankan 24 jam,” tegas Novizar.

Selain perbaikan sumber air baku, pemerintah juga menyiapkan alternatif bantuan air bagi masyarakat yang membutuhkan air untuk konsumsi. Beberapa titik akan disiapkan sebagai lokasi pengambilan air secara gratis.

Update Kadar Garam Air PDAM Pontianak Turun, Warga Tetap Diimbau Tak Dikonsumsi

“Kita coba beberapa titik yang akan disiapkan untuk diambil masyarakat, itu gratis namun berupa derigen-derigen saja, tidak untuk apasitas besar, karena memang kebutuhannya untuk dikonsumsi,” ujarnya.

ASDI AS SE

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *